Tampilkan postingan dengan label ramuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramuan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Manfaat Lengkuas Merah

Lengkuas Merah: Mengobati Bronkhitis, Diare, hingga Ejakulasi Dini

Lengkuas merah (Alpinia purpurata), termasuk ke dalam famili tumbuhan Zingiberaceae. Ia mengandung suatu zat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi ejakulasi dini dan mengobati diare serta membunuh jamur pada kulit. Tapi awas, bila takaran tak sesuai, bisa-bisa malah jadi racun.

Lengkuas merah ditemukan menyebar di seluruh dunia. Untuk tumbuh, lengkuas menyukai tanah gembur, sinar matahari banyak, sedikit lembab, tetapi tidak tergenang air. Kondisi tanah yang disukai berupa tanah liat berpasir, banyak mengandung humus. Dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 meter di permukaan laut.

Untuk mengembangbiakkan tanaman ini dapat dilakukan dengan potongan rimpang yang sudah memiliki mata tunas. Selain itu dapat pula dengan memisahkan sebagian rumpun anakan. Pemeliharaannya mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan. Terutama pupuk dasar.

Yang perlu diwaspadai dari tanaman ini menurut ahli tanaman obat Dr. Setiawan Dalimartha ialah, bila rimpangnya tidak sesuai takaran yang berlaku, justru akan menjadi racun. "Jadi harus sesuai takaran dan harus kontinyu," jelasnya lagi.

Menurutnya pula, dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan, bahwa tanaman ini memiliki sifat: Anti jamur dan anti kembung.

Disebutkan, dari penelitian diketahui, dalam lengkuas merah terdapat zat-zat yang bisa merangsang semangat, mencegah ejakulasi dini, mematikan jamur, anti kejang, analgetik, anestetik, serta penekan pengendali gerak.

Khasiat dan Penggunaan
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

> Gangguan perut/kembung/sebah. Lengkuas merah 1 jari diiris-iris tipis, rebus dengan tiga gelas air jadi 2 gelas. Minum pagi dan sore sebelum makan, masing-masing 1 gelas.

> Panu atau jamur pada kulit. Rimpang segar 1 jari dipotong miring, ujungnya dipukul-pukul sampai gepeng seperti kuas cat. Gosokkan pada panu setiap hari hingga hilang.

>Kurap. Rimpang lengkuas 4 jari dan bawang putih 1 siung digiling halus, tambahkan 1 sendok cuka, panaskan. Oleskan pada bagian tubuh yang kurap setiap hari sampai hilang.

>Eksim. Satu jari rimpang, cuci bersih, parut, tambahkan air kapur sirih satu sendok makan, aduk jadi adonan seperti bubur. Pakai untuk menurap kulit yang terkena eksim, lalu balut. Ganti setiap dua jam sekali.

>Bercak-bercak kulit dan tahi lalat (sproeten). Dua jari rimpang digiling halus, tambahkan cuka sebanyak satu sendok makan hingga menjadi seperti bubur. Oleskan di bagian tubuh yang terdapat kelainan kulit. Lakukan hingga bercak dan tahi lalat mengempis atau hilang sama sekali.

>Demam disertai pembesaran limpa. Dua rimpang lengkuas cuci bersih kemudian diparut. Peras airnya. Ambil sebanyak satu sendok teh. Setelah ditambahkan sedikit garam dapur, minum hingga demam mereda.

> Habis bersalin (nifas). Rimpang lengkuas yang masih muda sebesar tiga jari, dicuci lalu dipotong-potong. Rebus dengan air secukupnya, minum.

> Radang telinga. Satu jari rimpang lengkuas dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan dua sendok makan air masak, diperas lalu disaring. Airnya dipakai untuk menetesi telinga yang sakit. sehari empat kali, sebanyak dua sampai tiga tetes. Hingga radang berkurang.

> Bronkhitis. Rimpang lengkuas satu jari cuci bersih, parut. Tambahkan 1/2 cangkir air masak dan dua sendok makan madu, remas sampai rata. Peras dan saring, minum tiga kali sehari setiap hari.

> Masuk angin. Dua jari rimpang parut, campur dengan tiga sendok makan madu dan satu sendok arak, peras. Saring minum seukuran 2 sendok makan.

> Diare. Ambil 3/4 jari rimpang, parut. Tambahkan setengah cangkir air masak dan satu sendok makan madu. Peras, saring, minum. Dua kali sehari.

> Obat meningkatkan gairah seks (aprodisiak). Ambil dua rimpang lengkuas merah, dua rimpang jahe merah ditambah tiga sampai empat gram bubuk merica hitam. Rebus dengan air empat gelas, jadikan tiga gelas. Minum tiga kali sehari, masing-masing segelas setelah ditambah dua sendok makan madu. (S. Rahman)


Sumber: www.kompas.com/kesehatan/news (Gizi.net)
Read More..

Jumat, 13 Januari 2012

Tips dan Herbal Atasi Keputihan

TIPS

Keputihan (pektay) adalah persoalan bagi wanita yang telah lama menjadi masalah. Kadang-kadang keputihan dianggap enteng. Padahal yang mendapatkan penanganan lambat bisa berakibat fatal. “Infeksi yang diakibatkan keputihan akan menginfeksi saluran sel telur dan menyebabkan kemandulan.” Kata Leo. Disarankan bagi wanita yang mengalami keputihan sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke ahli kandungan agar infeksi penyebab keputihan bisa segera di deteksi. Bahkan, wanita yang telah berkeluarga dianjurkan melakukan pemeriksaan setiap setahun sekali.

Beberapa tips untuk mencegah keputihan:
1. Menjaga kebersihan vagina.
2. Hindari produk yang memicu perkembangan jamur.
3. Selalu dalam keadaan kering
4. Tidak menggunakan dalaman yang lembab karena akan memicu pertumbuhan jamur.
5. Mengganti pembalut secara teratur ketika menstruasi.


PENGOBATAN HERBAL

SAMBILOTO
Tiga batang tanaman sambiloto dicuci bersih lalu dipotong-potong. Kemudian direbus ke dalam empat gelas air hingga tersisa dua gelas. Saring setetah airnya dingin dan tambahkan madu lalu diminum tiga kali sehari sebanyak tiga perempat gelas setiap kali minum.

SEPULUH LEMBAR DAUN ILER (DAUN MIANA) DAN MADU
Sepuluh daun iler dicuci hingga bersih, lalu direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa satu setengah gelas. Bersama madu diminum tiga kali sehari sebanyak setengah gelas setiap minum.

DAUN JARAK PAGAR
Berkisar enam atau tujuh daun jarak pagar dicuci hingga bersih, lalu ditumbuk halus dan.diseduh air panas selanjutnnya disaring dan diperas. Gunakan air rebusannya untuk mencuci vagina. Daun jarak pagar khusus digunakan untuk mengobati keputihan yang disebabkan oleh parasit; Trichomonas vaginalis.
Read More..

Tips Mengatasi Rambut Rontok

Tips Mengatasi Rambut Rontok — Kerontokan rambut bisa terjadi karena stres atau penyakit lainnya. Rambut rontok juga dapat mengurangi percaya diri. Bila kita sedang berada ditempat keramaian kemudian rambut rontok kita berserakan kemana-mana, kan jadi malu. Ada tips sederhana untuk mengatasi rambut rontok.

Simak tips and trik Cara Mengatasi Rambut Rontok berikut ini :

Tentu saja obat rambut rontok alami itu ada, berikut metode rambut rontok alami yang telah saya rangkum.

1. Gunakan minyak esensial

Menggunakan miyak esensial seperti lavender, basil, jelatang dan lemon. Aplikasikan beberapa tetes saja salah satu minyak essential tadi dengan menggunakan pipet pada kulit kepala kita. Lakukan pemijatan lembut pada keseluruhan bagian rambut dan kulit kepala, lalu biarkan semalaman. Pagi harinya, kita tinggal mencuci dan membilasnya hingga bersih.

2. Pijat kulit kepala secara teratur
Sirkulasi darah yang kurang lancar di daerah kulit kepala adalah salah satu faktor yang menyebabkan rambut rontok. Karena ada suplai darah kasar di daerah kulit kepala, folikel rambut tidak memperoleh nourishments secara maksimal untuk membuat rambut menjadi kuat. Akibatnya pertumbuhan volume rambut kamu tidak maksimal. Salah satu cara optimal untuk memperlancar aliran darah kulit kepala adalah dengan memijat kulit kepala kamu setiap hari. Hal ini bisa dikatakan merupakan salah satu cara termurah dan termudah untuk memperlancar aliran darah di daerah kulit kepala sakaligus dapat membantu pertumbuhan rambut kamu.

Semoga tips mengatasi rambut rontok secara alami ini bermanfaat bagi anda semua, khususnya bagi yang sedang mengalami masalah kerontokan rambut.
Semoga dengan mempraktekan metode diatas, rambut rontok anda berkurang.

Salam Sehat Selalu
Read More..

Kamis, 05 Januari 2012

Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok

Banyak orang memiliki problem rambut rontok, namun kadang salah dalam perawatannya. Rambut rontok sering menjadi problem ketika kita mengalaminya. Keadaan yang sangat menjengkelkan dan membuat Rasa Percaya Diri jadi turun, Untuk itu perlu cara Mengatasi Rambut Rontok anda… , kira-kira cara apa yang tepat untuk mengatasinya…

Ketika rambut seseorang rontok, itu bisa dikatakan kekurangan nutrisi di kulit kepala…., mengapa demikian? ibarat tanaman rambut seseorang memerlukan nutrisi dan vitamin yang khusus untuk rambut. Nah jika Sampai terjadi kerontokan maka keadaan kulit kepala memang sedang tidak sehat… maksudnya kita kurang merawat kesehatan rambut.

Namun tidak hanya itu saja, kerontokan rambut bisa terjadi karena stres atau penyakit lainnya. Maka perlu juga untuk perbaikan dari luar. Madu dapat kita gunakan sebagai bahan utama pembasmi kerontokan rambut.

Khasiat madu sudah dikenal sejak ribuan tahun, kandungan madu seperti (kalsium, potassium, magnesium, sodium klorin, sulfur, besi dan fosfor) dan vitamin-vitamin (B1, D2, B3, B5, B6 dan C). Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa macam hormon, tembaga, iodium dan zinc, dengan kata lain hampir segala yang diperlukan tubuh manusia.

Rambut pun memerlukan banyak nutrisi dan zat yang penting seperti zinc, besi dan vitamin-vitamin lain yang dapat menyuburkannya. Untuk Atasi Rambut Rontok Dengan Madu anda bisa menggunakan beberpa cara yang ada dibawah ini

- Madu dengan Aloe Vera
1 buah Aloe vera dan 3 sdm madu dihaluskan menjadi krim , stelah itu aplikasikan pada rambuat dan kulit kepala anda. pemakaian seminggu dua kali.

-Madu dengan Kuning telur
Campurkan keduannya dengan perbandingan 50:50, mix sampai tercampur rat, setelah itu aplikasikan pada rambut.dan bilas.Untuk pemakaian rutin 1 minggu satu kali.

-Dengan Madu dan susu
Susu yang anda gunakan benar-benar susu murni yang masih asli dari sapinya ( tanpa olahan ) dengan takaran 70:30 untuk susu dan madu anda rendam rambut dalam cariran tersebut dan bilas kembali. penggunaan dilakukan satu bulan sekali.

Ramuan diatas sangat simpel dan bahan bisa anda dapatkan dengan mudah, pemakaian yang terarur akan menghasilkan perubahan yang baik.
Selamat Mencoba

Read More..

Selasa, 03 Januari 2012

Terapi Herbal Kelenjar Getah Bening

getah beningGejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Waspadai Benjolan Di Leher, karena itu dapat pertanda Awal Kanker Kelenjar Getah Bening.

Limfoma adalah kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain.

Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (NHL). Kanker kelanjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodi yang memusnahkan bakteri. Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.

Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.

Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.

WHO memperkirakan sekitar 1,5 juta orang di dunia saat ini hidup dengan NHL dan 300 ribu orang meninggal karena penyakit ini tiap tahun. Sekitar 55 persen dari NHL tipenya agresif dan tumbuh cepat.

NHL merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru. Angka kejadian NHL meningkat 80 persen dibandingkan tahun 1970-an. Setiap tahun angka kejadian penyakit ini meningkat 3-7 pesen. NHL banyak terjadi pada orang dewasa dengan angka tertinggi pada rentang usia 45-60 tahun.

Makin tua usia makin tinggi risiko terkena limfoma karena daya tahan tubuhnya menurun. Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Penyebabnya multifaktor.

Terdapat lebih dari 30 subtipe NHL (90 persen dari jenis sel B) yang dapat diklasifikasikan dengan pertimbangan beberapa faktor, penampakan di bawah mikroskop, ukuran, kecepatan tumbuh dan organ yang kena.

Limfoma indolen (derjat rendah) tumbuh lambat sehingga diagnostik awal lebih sulit. Pasien dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun tetapi belum ada pengobatan yang menyembuhkan. Pasien biasanya memberi respon baik pada terapi awal, tetapi sangat mungkin kambuh lagi. Penderita limfoma indolen bisa mendapat terapi hingga enam kali sepanjang hidup, tetapi makin lama responnya menurun.

Limfoma agresif (derjat keganasan tinggi) cepat tumbuh dan menyebar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan dapat mematikan dalam enam bulan. Angka harapan hidup rata-rata lima tahun dan 30-40 persen sembuh. Pasien yang terdiagnosa dini langsung diobati lebih mungkin meraih risiko sempurna dan jarang kambuh, karena ada proteksi kesembuhan, biasanya pengobatan lebih agresif. **by Prof Karmel L Tambunan Ahli Hematologi-Onkologi.

Ramuan Herbal untuk mengobati Kanker Kelenjar Getah Bening:
- Umbi Gadung
- kulit batang Nyamplung
- daun tarum
- mojar (semua bagiannya)
- Kulit batang bidara laut
- jamur himpes
- daun wungu
- getah biduri
- umbi bidara upas
- daun sosor bebek
- akar sidoguri
- kacang hijau
- buah mahkota dewa
- buah merah

Bagi vegetarian, hindari makanan yang bernyawa termasuk telur. Kecuali vegetarian tape singkong, salak, buah alpokat, nangka, durian, pete, sirsak, makanan dan minuman yang diawetkan dalam kaleng dan botol.
Read More..

Sabtu, 30 April 2011

Keputihan Fisiologis dan Patologis

Keputihan Fisiologis dan Patologis

KEPUTIHAN pada dasarnya adalah semacam lendir atau cairan berlebihan yang ke luar melalui vagina. Dr. H. Leo Prawirodihardjo, SpOG(K), M.Kes, MM, PhD, Kepala UPTD RSIA Siti Fatimah Makassar kepada FAJAR mengatakan bahwa keputihan ada dua macam, yaitu fisiologis dan patologis. Fisiologis adalah cairan bening yang bisa terjadi pada perempuan mana saja termasuk bayi yang baru lahir.

Umumnya keputihan fisiologis terjadi pada remaja yang akan memasuki masa pubertas, saat terangsang dan wanita hamil. Keputihan secara patologis adalah cairanberlebihanyangkeluar dari vagina menimbulkan rasa gatal dan berbau. Selain itu, keputihan patologis juga berwarna seperti putih kental, kekuningan, keabu-abuan dan kehijau-hijauan.

Keputihan patologis bisa terjadi diakibatkan lima hal: bakteri, jamur, virus, kanker, dan protozoa. Protozoa adalah hewan kecil yang hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Gejala keputihan yang ditimbulkan dari kelimanya pun berbeda-beda.

Leo Prawirodihardjo mengatakan bahwa gejala keputihan yang ditimbulkan oleh bakteri adalah warnanya berubah menjadi putih keabu-abuan, berbau namun tidak terlalu gatal. Untuk gejala keputihan yang disebabkan oleh jamur akan menimbulkan rasa gatal dan berwarna putih kental.

Gejala keputihan yang ditimbulkan karena faktor adanya virus adalah bau dan cairanya tidak terlalu banyak serta perubahan warna sedikit. Gejala keputihan yang disebabkan kanker lebih mudah dikenali karena cairan yang keluar disertai darah. Namun untuk gejala protozoa, warna keputihan berubah menjadi kuning kehijau-hijauan, banyak dan amis.

Untuk keeputihan secara patologis tidak boleh dianggap sepele. Keputihan ini akan menimbulkan infeksi yang perlahan-lahan naik ke mulut rahim. Bagi wanita hamil, akan bisa menimbulkan infeksi ke janin.


Sumber: Harian Fajar 16042011
Read More..

Rabu, 06 Oktober 2010

Obat Herbal Untuk Penyakit Kulit

Obat Herbal Ramuan Tradisional untuk Penyakit Kulit

Berbagai macam penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap sudah tidak asing lagi di masyarakat Indonesia. Beberapa obat tradisional yang sering di gunakan untuk pengobatan penyakit kulit tersebut adalah:

Kudis, gatal-gatal

Untuk pengobatan luar, cukup ambil daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya. Cuci bersih, lalu giling halus sampai menjad adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang gatal, kemudian dibalut.

Borok, luka, dan kutil

- Olesi dengan getah buah jambu monyet atau jambu mete (Anarcadium occidentale L) selama beberapa hari sampai luka mengering

- Untuk kutil, petiklah 5 lembar DAUN DEWA, tumbuk daun hingga halus. Lumurkan daun yang telah halus pada tempat yang berkutil, buatlah sampai merekat, biarkan satu hari dan lepas ke esokan harinya

Ragam penyakit kulit

Bagi penderita penyakit kulit, gatal-gatal, dan luka, ramuan yang harus diracik adalah daun biduri dan minyak kelapa secukupnya. Daun itu diolesi minyak kelapa, lalu dilayukan di atas pengapian.

Setelah itu, daun ditempel ke bagian kulit yang luka atau gatal. Sebelum diobati, kulit yang luka dicuci dulu dengan air hangat atau alkohol 70 %.

Bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit

Helaian mahkota bunga teratai ini dibakar, akan menghasilkan abu yang juga berkhasiat sebagai obat. Abu ini bisa dimanfaatkan sebagai obat luar untuk menyembuhkan bisul, eksim, dan penyakit-penyakit kulit. Sedangkan serbuk dan benang sari bunga teratai jika dicampur madu dan keju akan menjadi obat penyakit wasir.

Kudis pada Anak-anak

Anak-anak yang terkena kudis dianjurkan mandi dengan rebusan air brotowali. Cara membuat air rebusannya: ambil batang brotowali 1m, di rajang atau potong kecil2, rebus dengan 4 liter air hingga mendidih, masukkan air rebusan ke dalam emberdan tambahkan air dinngin, mandikan anak sambil merendam tubuhnya.

Eksim

- Parut rimpang jahe, lalu di peras

- Campur dengan parutan lobak

- Oleskan ramuan ke bagian kulit yang terkena eksim

Lengkuas untuk: Panu, kadas, kudis, koreng, borok

Pengobatan: Pengobatan luar, di oles di tempat yang sakit

Cara membuat: - Tumbuk halus rimpang lengkuas dengan bawang putih (perbandingan 1:4, 1 rimpang 4 bawang putih) sampai jadi bubur

- Oleskan/tempelkan di tempat yang sakit

- Untuk kurap yang telah menahun, tambahkan ramuan tadi dengan cuka

- Untuk Panu: sediakan rimpang segar, cacah hingga timbul seratnya, gosokkan pada bagian yang sakit


Semoga Bermanfaat
www.AnekaHerbal.Tk
sumber dechacare.com
Read More..

Rabu, 31 Maret 2010

Khasiat Melati

khasiat melati dari insomnia hingga radang ususSiapa yang tak mengenal tanaman MELATI (Jasminum Sambac), selain fungsinya sebagai tanaman hias, biasanya dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuat parfum.

Namun tak hanya itu, bunganya yang mungil berwarna putih dan mengeluarkan aroma wangi ternyata bermanfaat bagi kesehatan, demikian pula dengan daun dan akarnya.

Berikut manfaat Melati sebagai tanaman obat:

Sesak napas
Siapkan 20 lembar daun melati dan garam secukupnya. Rebus bahan-bahan itu dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga kira-kira sisa 2 gelas lalu saring. Tempel hasil rebusan di sekitar buah dada. Lakukan setiap pagi sebelum mandi.

Radang Usus
Rebus satu genggam daun melati poncosuda (nama lain melati hutan atau melati gambir) dengan 3 gelas air hingga tersisa segelas, lalu saring dan minum 2 kali sehari.

Radang Ginjal
Rebus 15 gram daun kering melati poncosuda dengan 2 gelas air hingga tersisa segelas. Minum 2 kali sehari hingga warna urin yang keruh kembali normal.

Demam dan sakit kepala
Siapkan satu genggam daun melati dan 10 bunga melati lalu remas-remas dengan tangan. Rendam hasil remasan dengan air dalam mangkuk atau rantang. Gunakan air rendaman ini untuk kompres dahi.

Menghentikan produksi ASI yang berlebihan
Satu genggam daun melati dipipis halus kemudian ditempel di sekitar payudara, lakukan setiap pagi sebelum mandi.

Sakit mata (mata merah atau belek)
Satu genggam daun melati dipipis halus lalu tempel di dahi. Jika telah mengering ganti dengan yang baru.

Bengkak akibat sengatan lebah
Satu genggam bunga melati diremas-remas hingga halus. Lalu tempel pada bagian yang sakit.

Susah tidur (insomnia)
Siapkan 1–1,5 gram akar melati yang telah dicuci bersih. Giling bahan-bahan itu lalu tambahkan air matang secukupnya lalu minum hasil saringannya.

Semoga bermanfaat!
www.AnekaHerbal.tk
Sumber: suaramerdeka.com
Read More..

Jumat, 19 Februari 2010

Sirih Merah, Obat Beragam Penyakit

Sebagai tanaman obat, manfaat sirih tak diragukan lagi. Jika selama ini orang lebih mengenal sirih berdaun hijau dengan kandungan antiseptiknya, kini ada jenis sirih merah yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang lebih beragam.

Selama ini, orang mengenal tanaman sirih berdaun hijau yang secara turun temurun dimanfaatkan untuk mengatasi beragam keluhan seperti mimisan, mata merah, keputihan, membuat suara nyaring, dan banyak lagi. Khasiat daun sirih sudah teruji secara klinis. Hingga kini, penelitian tentang tanaman ini juga terus dikembangkan.

Secara tradisional, daun sirih digunakan sebagai pelengkap dalam upacara adat, misalnya dalam perkawinan adat Jawa. Daun sirih juga dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyusurnya (makan sirih).

Namun, belakangan ini tanaman sirih merah (Piper betle L. Var rubrum), naik daun karena dipercaya memiliki manfaat obat yang jauh lebih beragam. Bentuknya pun jauh lebih menarik daripada sirih biasa.

Meski belum diketahui dengan pasti asal tanaman obat ini, sirih merah sering ditemui di berbagai daerah. Contohnya di lingkungan keraton Yogyakarta dan lereng Gunung Merapi, Papua, Jawa Barat, Aceh, dan beberapa daerah lainnya.

Obat Keputihan
Pada awal tahun 2002, di sebuah desa di lereng Gunung Merapi, herbalis Bambang Sadewo, penulis buku Basmi Penyakit dengan Sirih Merah, secara tidak sengaja menemukan tanaman ini. Warna bagian bawahnya merah mengkilap dengan bentuk daun tidak berbeda dengan sirih hijau. Tamanannya menjulur memanjang dan beruas.
Rasa daun sirih merah sangat pahit. Aromanya lebih tajam bila dibandingkan dengan sirih hijau.

Meski kandungan kimia tanaman ini belum diteliti secara detail, dari hasil krematogram diketahui daun sirih merah mengandung flavonoid, senyawa polevenolad, tanin, dan minyak atsiri. Efek zat aktif yang terkandung daun sirih merah dapat merangsang saraf pusat dan daya pikir.

Daun sirih merah memiliki efek mencegah ejakulasi dini, antikejang, antiseptik, analgetik, antiketombe, mengendalikan gula darah, lever, antidiare, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meredakan nyeri. Juga dipercaya mampu mengatasi radang paru, radang tenggorokan, radang gusi, hidung berdarah atau mimisan, dan batuk berdarah.

Ekstrak daun sirih merah juga mampu mematikan jamur Chandida albicans penyebab sariawan. Selain itu, berkhasiat mengurangi sekrasi pada liang vagina, keputihan dan gatal-gatal pada alat kelamin, sekaligus sebagai pembersih luka (efek antiseptik).

Secara empiris ekstrak daun sirih merah dalam pemakaian tunggal atau diformulasikan dengan tanaman obat lain mampu membatasi aneka keluhan. Contohnya gangguan gula darah, peradangan akut pada organ tubuh, luka yang sulit sembuh, kanker payudara dan kanker rahim, leukemia, TBC dan radang hati, wasir, jantung koroner, darah tinggi, dan asam urat.

Hasil penelitian Andayana Puspitasari, Apt., dari Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, sirih merah mengandung flavonoid, alkoloid, senyawa polifenolat, tannin dan minyak atsiri. Memanfaatkan daun sirih merah ini, selain dalam bentuk segar, bisa juga dengan teknik pengeringan memakai sinar matahari.

Herbalis Bambang Sadewo menjelaskan, rajangan dauh sirih merah yang telah 60 persen kering ditempatkan di tampah yang ditutup dengan kain hitam transparan. Penutupan dengan kain ini agar daun tidak kabur terbawa angin.

Setelah kering benar, daun sirih merah dimasukkan ke dalam kantong plastik tebal transparan atau bening. Tujuannya, agar kualitas sirih merah tetap terjamin dan bisa bertahan hingga satu tahun.

Ramuan sirih merah, tunggal atau campuran
Untuk meramu daun sirih merah, menurut herbalis Bambang Sadewo, dapat secara tunggal atau dicampur dengan tanaman obat lain. Berikut beberapa contoh ramuan daun sirih merah untuk beragam gangguan:

1. Jantung
Ramuan tunggal:
- Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain:
- Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 gram, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 gram dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

2. Diabetes
Ramuan tunggal:
- Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain:
- Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 gram kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 gram kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

3. Organ mulut
- Daun sirih segar sebanyak 5 lembar, dicuci dan direbus dengan dua gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Dinginkan, dan pakai untuk obat kumur tiga kali sehari.
Catatan: Ramuan ini sangat baik untuk mengobati gusi berdarah, sariawan, gigi berlubang, bau mulut, dan radang tenggorokan.

4. Batuk atau penambah nafsu makan
- Siapkan daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10 lembar, cuci, kemudian rendam dalam alkohol 70 persen selama 30 menit agar bakteri yang menempel pada daun mati. Daun sirih merah ditambah gula putih 100 gram direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan ini bisa diminum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.

5. Organ kewanitaan
- Daun sirih merah tua sebanyak 8 lembar dicuci bersih, kemudian diiris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml sampai mendidih. Setelah dingin, dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan dua kali sehari.

6. Radang mata
- Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.

Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Catatan: Sebelum digunakan, sebaiknya air rebusan diendapkan dulu. Gunakan air rebusan yang bening agar tidak terjadi iritasi pada mata. @ Lalang Ken Handita

Sumber : JAKARTA, KOMPAS.com
Read More..

Minggu, 24 Januari 2010

Menghilangkan Bekas Jerawat

jagung untuk menghilangkan bekas jerawatKita mengenal jagung muda sebagai bahan masakan untuk oseng-oseng. Ternyata, selain enak dimakan, jagung muda bisa juga dimanfaatkan sebagai obat herbal alternatif menyembuhkan/menghilangkan bintik-bintik bekas cacar atau bekas jerawat.


Anda bisa membuat sendiri ramuannya. Caranya...
Silakan simak berikut ini.... :)


  1. Pilih jagung muda yang telah dikupas dan dibersihkan dari rambut-rambutnya, kemudian diparut.
  2. Ambil daun pepaya secukupnya dan tumbuk hingga halus.
  3. Campurkan parutan jagung muda dengan tumbukan daun pepaya. Aduk sampai rata.
  4. Oleskan campuran tadi pada bintik-bintik jerawat atau bekas-bekas cacar yang mengganggu. Oleskan setiap hari untuk mendapatkan hasil maksimal.

Perhatian, getah pepaya bersifat korosif bagi beberapa orang yang alergi. Bila Anda ingin mencoba, pastikan kulit Anda tidak alergi getah pepaya. Jika memang kulit Anda sensitif, cukup gunakan ramuan jagung muda saja.
(Dari berbagai sumber/mst)
Read More..