Melihat darah di tinja atau berceceran di toilet dapat membuat Anda panik. Untungnya, sebagian besar bercak darah di tinja bukanlah pertanda masalah yang berat. Pada kebanyakan kasus, penyebabnya adalah ambeien/wasir atau fisura anus. Wasir adalah pembuluh darah yang bengkak di dubur atau anus yang bisa menyakitkan, gatal, dan kadang-kadang berdarah. Perdarahan tanpa rasa sakit di dubur saat buang air besar adalah gejala umum wasir. Fisura anus atau perobekan lapisan anus saat mengeluarkan tinja yang keras adalah sebab lain adanya darah di tinja.
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Juli 2012
Nyeri Dada Tidak Selalu Karena Masalah Jantung
Melihat darah di tinja atau berceceran di toilet dapat membuat Anda panik. Untungnya, sebagian besar bercak darah di tinja bukanlah pertanda masalah yang berat. Pada kebanyakan kasus, penyebabnya adalah ambeien/wasir atau fisura anus. Wasir adalah pembuluh darah yang bengkak di dubur atau anus yang bisa menyakitkan, gatal, dan kadang-kadang berdarah. Perdarahan tanpa rasa sakit di dubur saat buang air besar adalah gejala umum wasir. Fisura anus atau perobekan lapisan anus saat mengeluarkan tinja yang keras adalah sebab lain adanya darah di tinja.
Label:
kesehatan
Darah di Air Mani: Penyebab Biasanya Tidak Berbahaya
Air mani yang kemerahan, bukan putih sedikit kekuningan, banyak membuat pria cemas. Mereka khawatir ada masalah serius yang menyebabkannya. Dalam kebanyakan kasus, darah di cairan sperma (atau dalam bahasa medisnya disebut hematospermia atau hemospermia) bukanlah hal yang terlalu merisaukan dan biasanya menghilang sendiri. Hematospermia jarang berhubungan dengan patologi berbahaya pada pria muda.PenyebabHematospermia biasanya terjadi karena vena penis yang terluka oleh gerakan keras, mengenakan celana terlalu ketat atau cedera. Kebiasaan seks tertentu yang terlalu bersemangat atau terlalu sering juga dapat menimbulkan perdarahan. Penyebab umum lainnya adalah infeksi di kelenjar prostat (prostatitis), di vesikula seminalis/saluran ejakulasi, atau di uretra (uretritis). Penyebab infeksi dari hematospermia termasuk infeksi menular seksual (HIV, virus herpes simpleks, chlamydia, dll), tuberkulosis (TBC) dan sitomegalovirus.Penyebab yang sangat jarang adalah masalah pembekuan darah, varises prostat dan tumor. Masalah pembekuan darah dapat disebabkan oleh hemofilia atau terlalu banyak mengonsumsi obat pengencer darah. Tumor atau kanker dapat terjadi di prostat, vesikula seminalis, atau uretra. Sebagian besar hematospermia yang terkait kanker terjadi pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun. Pada kira-kira setengah kasus, hematospermia tidak diketahui penyebabnya (idiopatik).DiagnosisJika hematospermia berlangsung lebih 2 bulan, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya. Faktor yang menentukan tingkat pemeriksaan meliputi usia pasien, durasi masalah dan kehadiran hematuria (darah di urin). Diagnosis dimulai dengan riwayat medis dan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan menanyakan hal-hal berikut untuk menemukan penyebabnya:Berapa kali darah telah terlihat pada air mani?Kapan perdarahan mulai?Apakah ada darah dalam urin atau perdarahan di daerah lain tubuh?Seberapa sering Anda berhubungan seks?Bagaimana kebiasan seksual Anda?Apakah Anda memiliki penyakit lain?Apakah Anda pernah menderita penyakit menular seksual?Pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan dengan tes urin untuk mengetahui kehadiran infeksi dan foto rontgen untuk melihat struktur uretra.PerawatanBanyak pria beberapa kali mendapati darah dalam air mani (semen) mereka, yang lainnya mungkin hanya sekali. Pengobatan tampaknya tidak berpengaruh karena pada sebagian besar kasus penyebabnya tidak diketahui. Jika penyebabnya diketahui, pengobatan ditujukan pada penyebabnya. Dokter dapat memberikan antibiotik untuk waktu yang singkat jika ada infeksi. Hematospermia karena kanker atau varises prostat mungkin perlu operasi.
Read More..
Label:
kesehatan
Kamis, 12 Juli 2012
Deteksi Tanda-tanda Autis Pada Anak Sejak Dini
Tatapan bayi bisa menjadi indikator awal untuk autisme. Peneliti di Kennedy Krieger bekerjasama dengan rekan-rekan di University of Delaware, berusaha membuat penelitian yang menyelidiki tentang tatapan bayi. Dalam penelitian tersebut, peneliti membuat suatu pembelajaran sosial multi-stumulus, menempatkan bayi di kursi rancangan khusus dengan joystick (mainan gantung) yang terpasang dan mudah dijangkau, dan menaruh mainan musik terletak di sebelah kanan dan pengasuhnya (misalnya ibu) di sebelah kiri. Peneliti mengevaluasi seberapa cepat bayi belajar dengan joystick untuk mengaktifkan mainan musik dan bagaimana tingkat keterlibatan sosial bayi dengan pengasuhnya.
Tim peneliti menemukan bahwa bayi yang berisiko tinggi autisme akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mencari dan terlibat dengan pengasuhnya. Bayi akan lebih fokus pada rangsangan non-sosial (mainan musik atau joystick). Hal ini menunjukkan adanya gangguan dalam pertumbuhan yang terkait dengan perhatian si bayi. Dalam perkembangannya, kondisi ini akan berkembang menjadi autisme. Dan sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, akan terlihat tanda-tanda autisme lainnya. “Studi ini menunjukkan bahwa kelemahan tertentu pada anak, khususnya autisme, sudah bisa dideteksi sejak anak berusia enam bulan (saat interaksi harusnya sudah terjadi),” ujar Dr Rebecca Landa, pemimpinstudi, seperti dilansir dari TopNews.Menurut Dr Landa, bayi autisme biasanya tidak berinteraksi sosial atau bergerak sendiri. Tetapi bayi autisme ini terkadang masih bisa merespons bila ibu atau pengasuhnya memberikan rangsangan, sehingga perbedaan halus ini dapat dengan mudah diabaikan oleh beberapa orangtua. Namun, penelitian ini tidak menunjukkan bukti adanya gangguan belajar pada bayi berisiko tinggi autisme. “Baik bayi autisme ataupun tidak, keduanya mempelajari tugas multi-stimulus dengan tingkat yang sama,” tambah Dr Landa.Temuan ini menunjukkan bahwa seperti halnya anak autis yang lebih tua, bayi yang berisiko tinggi autisme masih dapat mengambil manfaatdari kuantitas pembelajaran atau rangsangan yang diberikan, sehingga menyebabkan efek sederhana dan memberi kesempatan untuk membantu perkembangannya. Bila sejak dini sudah diketahui bahwa bayi berisiko tinggi autisme, orangtua sebaiknya sering memberi rangsangan, baik secara sosial (interaksi dengan orangtua) atau non-sosial (menggunakan mainan). Hal ini bisa mengurangi risiko bayi mengembangkan autisme. Untuk menindaklanjuti studi, temuan ini akan segera diterbitkan pada Center for Autism and Related Disorders di Kennedy Krieger Institute.
Read More..
Tim peneliti menemukan bahwa bayi yang berisiko tinggi autisme akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mencari dan terlibat dengan pengasuhnya. Bayi akan lebih fokus pada rangsangan non-sosial (mainan musik atau joystick). Hal ini menunjukkan adanya gangguan dalam pertumbuhan yang terkait dengan perhatian si bayi. Dalam perkembangannya, kondisi ini akan berkembang menjadi autisme. Dan sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, akan terlihat tanda-tanda autisme lainnya. “Studi ini menunjukkan bahwa kelemahan tertentu pada anak, khususnya autisme, sudah bisa dideteksi sejak anak berusia enam bulan (saat interaksi harusnya sudah terjadi),” ujar Dr Rebecca Landa, pemimpinstudi, seperti dilansir dari TopNews.Menurut Dr Landa, bayi autisme biasanya tidak berinteraksi sosial atau bergerak sendiri. Tetapi bayi autisme ini terkadang masih bisa merespons bila ibu atau pengasuhnya memberikan rangsangan, sehingga perbedaan halus ini dapat dengan mudah diabaikan oleh beberapa orangtua. Namun, penelitian ini tidak menunjukkan bukti adanya gangguan belajar pada bayi berisiko tinggi autisme. “Baik bayi autisme ataupun tidak, keduanya mempelajari tugas multi-stimulus dengan tingkat yang sama,” tambah Dr Landa.Temuan ini menunjukkan bahwa seperti halnya anak autis yang lebih tua, bayi yang berisiko tinggi autisme masih dapat mengambil manfaatdari kuantitas pembelajaran atau rangsangan yang diberikan, sehingga menyebabkan efek sederhana dan memberi kesempatan untuk membantu perkembangannya. Bila sejak dini sudah diketahui bahwa bayi berisiko tinggi autisme, orangtua sebaiknya sering memberi rangsangan, baik secara sosial (interaksi dengan orangtua) atau non-sosial (menggunakan mainan). Hal ini bisa mengurangi risiko bayi mengembangkan autisme. Untuk menindaklanjuti studi, temuan ini akan segera diterbitkan pada Center for Autism and Related Disorders di Kennedy Krieger Institute.
Label:
kesehatan
Penatalaksanaan Pada Parut Hipertrofik
DefinisiPertumbuhan jaringan parut berlebihan yang tidak melebihi batas luka aslinya. Tidak seperti keloid, parut hipertrofik dapat mencapai ukuran tertentu dan kemudian stabil atau mengecil karena proses pertumbuhannya berhenti atau matang.Gejala KinisParut lebar yang menebal, tampak tidak baik dan dapat mengganggu rasa percaya diri pasiennya. Pemeriksaan dibawah mikroskop memberi hasil minimal, sehingga tampilan klinis serta pengamatan pertumbuhannya lebih penting.PenatalaksanaanParut hipertrofik biasanya membaik dengan terapi. Penyuntikan 5-FU atau kortikosteroid aman dan efektif pada terapi dan pencegahan parut hipertrofik. Terapi dapat dilanjutkan dengan menggunakan penutup silikon dan dilakukan penekanan selama 6 bulan atau lebih.EpidemiologiTidak ada spesifikasi mengenai angka kejadian parut hipertrofikPenyebabParut hipertrofik dihubungkan dengan penyembuhan luka yang tidak normal misalnya tegangnya tepi luka ketika ditautkan, adanya infeksi, benang jahit yang mengiritasi, epitelisasi yang terjadi lama setelah kehilangan lapisan kulit (seperti pada luka bakar).Pemeriksaan TambahanTidak ada pemeriksaan tambahan yang diperlukan
Read More..
Label:
kesehatan
Virus Herpes Untuk Obat Kanker
Herpes selama ini dikenal sebagai salah satu penyakit mudah menular yang cukup meresahkan. Tapi siapa sangka bila virus yang menyebabkan penyakit herpes itu justru dapat menjadi obat kanker. Dokter telah berhasil menemukan hasil rekayasa virus herpes untuk mengobati pasien kanker kepala dan leher. Kanker kepala, leher, mulut, lidah dan tenggorokan diderita oleh banyak orang. Virus hasil rekayasa ini bekerja dengan cara dimasukkan ke dalam sel, kemudian membunuh sel kanker dari dalam dan juga merangsang sistem kekebalan tubuh pasien.
Dr Harrington menjelaskan bahwa virus herpes, yang juga sedang diuji pada pasien yang menderita kanker kulit, secara genetik dimanipulasi sehingga dapat berkembang dalam sel-sel tumor, tetapi tidak menginfeksi sel-sel sehat yang normal. Pengobatan kanker ini memiliki tiga efek, yaitu melipatgandakan virus, membunuh sel tumor, serta direkayasa untuk memproduksi protein manusia yang mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan juga dapat membuat protein virus yang bertindak sebagai ‘bendera merah’ untuk sel-sel imun. Royal Marsden Hospital di London telah menggunakan virus herpes hasil rekayasa ini pada 17 pasiennya bersamaan dengan pengobatan standar, yaitu kemoterapi dan radioterapi.Dilaporkan 93 persen pasien yang mendapat suntikan virus ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Virus herpes dapat membantu membunuh tumor pada kebanyakan pasien dan tidak ditemukan jejak-jejak kanker setelah pembedahan. Lebih dari dua tahun kemudian, 82 persen pasien tidak mengeluhkan penyakit yang sama. Hanya dua orang yang kambuh dari 13 pasien yang diberi pengobatan dosis tinggi. Tapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menjamin agar virus herpes bisa menjadi senjata ampuh untuk melawan kanker. Hasil temuan ini telah dipublikasikan pada jurnal Clinical Cancer Research.
Read More..
Dr Harrington menjelaskan bahwa virus herpes, yang juga sedang diuji pada pasien yang menderita kanker kulit, secara genetik dimanipulasi sehingga dapat berkembang dalam sel-sel tumor, tetapi tidak menginfeksi sel-sel sehat yang normal. Pengobatan kanker ini memiliki tiga efek, yaitu melipatgandakan virus, membunuh sel tumor, serta direkayasa untuk memproduksi protein manusia yang mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan juga dapat membuat protein virus yang bertindak sebagai ‘bendera merah’ untuk sel-sel imun. Royal Marsden Hospital di London telah menggunakan virus herpes hasil rekayasa ini pada 17 pasiennya bersamaan dengan pengobatan standar, yaitu kemoterapi dan radioterapi.Dilaporkan 93 persen pasien yang mendapat suntikan virus ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Virus herpes dapat membantu membunuh tumor pada kebanyakan pasien dan tidak ditemukan jejak-jejak kanker setelah pembedahan. Lebih dari dua tahun kemudian, 82 persen pasien tidak mengeluhkan penyakit yang sama. Hanya dua orang yang kambuh dari 13 pasien yang diberi pengobatan dosis tinggi. Tapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menjamin agar virus herpes bisa menjadi senjata ampuh untuk melawan kanker. Hasil temuan ini telah dipublikasikan pada jurnal Clinical Cancer Research.
Label:
kesehatan
Tanda Gejala Penyakit Alergi
Apakah eksim sebenarnya? Hal ini didefinisikan sebagai alergi yang mempengaruhi lapisan luar kulit. Pemicu yang tepat dan penyebab eksim masih belum diketahui. Banyak ahli percaya bahwa dalam penyakit alergi tetapi mungkin juga keturunan. Mereka juga faktor luar yang mungkin menjadi penyebabnya. Apapun alasannya mungkin adalah penting untuk mengenali gejala eksim sehingga Anda dapat mulai untuk meringankan ketidaknyamanan. Langkah pertama dalam pengobatan eksim adalah mengakui seperti apa. Dalam kebanyakan kasus kulit Anda akan mulai gatal sebelum Anda melihat tanda-tanda visual eksim. Jelas kita semua gatal dari waktu ke waktu sehingga sangat sulit untuk mendiagnosa eksim ini sejak awal.Sebelum lama Anda dapat mulai melihat ruam. Patch kering, kulit gatal biasanya muncul di leher, wajah, tangan, dan kaki. Kulit akan memiliki penampilan menebal. Ini semua adalah gejala eksim visual. Anak-anak mungkin memiliki bintik-bintik eksim muncul pada lipatan bagian dalam lutut dan siku. Bintik-bintik ini tidak seperti biasa pada orang dewasa. Anda harus memeriksa sejarah keluarga Anda untuk melihat apakah eksim adalah umum. Meskipun mungkin bagi siapa saja untuk menderita eksim itu lebih umum agar bisa turun-temurun.Sementara tanda yang paling umum eksim adalah kulit kering dan gatal dapat menyebabkan masalah lain. Jika Anda mulai mengembangkan kerak coklat kekuningan cahaya, atau lepuh penuh nanah lebih dari patch eksim Anda, mungkin infeksi bakteri. Ini harus diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter Anda. Penting untuk diingat bahwa sementara Anda memiliki eksim suar up Anda lebih rentan terhadap penyakit kulit virus. Eksim adalah patch rusak kering kulit. Kulit Anda tidak memiliki perlindungan biasanya. Penyakit seperti herpes atau cold sores dapat dengan mudah tertular jika Anda datang dalam kontak dengan seseorang yang memiliki mereka.Jika Anda perhatikan banyak yang kecil, lepuh berisi cairan pada atau dekat patch Anda eksim itu bisa herpeticum eksim. Ini jarang terjadi, tetapi komplikasi yang berpotensi serius dari virus herpes simplex. Sangat penting bahwa Anda pergi ke dokter. Jika Anda mulai melihat gejala-gejala eksim yang terbaik untuk memulai rencana pengobatan. Setelah Anda mengenali gejala-gejala Anda akan lebih siap menghadapi dengan eksim Anda. Link di bawah ini berisi informasi lebih lanjut serta pilihan pengobatan untuk eksim Anda.
Read More..
Label:
kesehatan
11 Tips Berolah Raga Bagi Penderita Diabetes
Olah raga yang teratur dapat mengendalikan risiko diabetes. Manfaat olah raga bagi penderita diabetes antara lain: * Membakar kalori dan mengurangi lemak tubuh sehingga meningkatkan kemampuan metabolisme sel dalam menyerap dan menyimpan glukosa. * Meningkatkan sirkulasi darah, terutama pada kaki dan tangan, di mana biasanya penderita diabetes memiliki masalah. * Mengurangi stress yang sering menjadi pemicu kenaikan glukosa darahPenderita diabetes yang rajin berolah raga dapat melepaskan diri dari ketergantungan pada obat.Berikut adalah beberapa tips berolah raga bagi penderita diabetes (diabetesi):1. Konsultasikan dengan dokter sebelum menjalani program olah raga. Dokter akan merekomendasikan jenis olah raga apa yang boleh Anda lakukan sesuai dengan kondisi Anda. Dokter biasanya akan melarang Anda berolah raga bila: * Glukosa darah Anda lebih dari 250 mg/dl. * Anda memiliki gejala retinopati (kerusakan pembuluh darah pada mata), neuropati (kerusakan syaraf dan sirkulasi darah pada anggota badan), nefropati (kerusakan ginjal) dan gangguan jantung seperti jantung koroner, infark miokard, arritmia dan lainnya.2. Bila tidak ada larangan, mulailah dengan olah raga ringan seperti senam aerobik, berjalan, berenang, dan bersepeda. Olah raga aerobik tersebut bermanfaat memperdalam pernafasan dan meningkatkan kerja jantung. Bagi Anda yang tidak pernah berolahraga, awali dengan 10 – 20 menit setiap kali latihan, beberapa kali seminggu.3. Banyak penderita diabetes yang tidak menyadari bila memiliki masalah di kaki mereka. Sebelum berjalan sehat atau jogging, pastikan kenyamanan dan keamanan sepatu yang dipakai: * Selalu gunakan kaus kaki yang nyaman. * Periksa apakah ada krikil atau benda lain sebelum mengenakan sepatu. * Hindari lecet atau goresan di kaki4. Bila Anda memiliki masalah di kaki, sebaiknya pilih berenang, senam atau bersepeda yang tidak terlalu membebani kaki.5. Jangan mengangkat beban berat karena dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba.6. Awali dan akhiri latihan dengan pemanasan dan pendinginan selama 5-10 menit untuk mengurangi risiko jantung dan cedera otot.7. Jangan menambah porsi latihan secara drastis. Setiap kali, naikkan hanya satu faktor saja (frekuensi, lama atau intensitas latihan).8. Kenakan tanda pengenal diabetes, agar orang tahu bila terjadi sesuatu dengan Anda. Hipoglikemi adalah risiko yang dapat terjadi sewaktu berolah raga. Kenaikan penyerapan glukosa oleh otot dapat menurunkan gula darah ke tingkat yang sangat rendah (hipoglikemi). Gejala hipoglikemi adalah badan gemetar, jantung berdebar, keringat bertambah, rasa lapar, pusing, lesu, bingung, dan perubahanmood yang cepat.9. Bila terkena gejala hipoglikemi: * Lakukan tes gula darah untuk mengecek. * Konsumsi makanan atau minuman manis, misalnya jus atau manisan buah. Hindari makanan yang mengandung lemak karena menghalangi penyerapan glukosa oleh tubuh. * Istirahat selama 10 -15 menit dan lakukan pengecekan lagi sebelum melanjutkan latihan. Jangan meneruskan berolah raga bila gula darah di bawah 100 mg/dl. * Bila melanjutkan berolah raga, selalu waspada terhadap munculnya kembali gejala hipoglikemi. * Setelah selesai berolah raga, makanlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, roti, dan jagung.10. Lakukan pengetesan glukosa darah 12 jam setelah latihan yang agak berat untuk mengecek adanya hipoglikemi yang muncul setelah latihan (late onset).11. Berolahragalah dengan gembira. Untuk meningkatkan dan mempertahankan motivasi Anda berolahraga, bergabunglah dengan klub-klub olah raga diabetes yang ada di dekat tempat tinggal Anda.
Read More..
Label:
kesehatan
7 Manfaat Berolahraga
7 Manfaat Berolahraga1. Olah raga mengurangi risiko penyakitOlah raga menjaga Anda dari berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2,penyakit jantung dan osteoporosis. Bila Anda sudah mengidap penyakit itu, berolah raga secara teratur akan membantu mengelolanya sehingga tidak berkembang membahayakan.Olah raga bahkan mengurangi risiko stroke, sakit punggung bawah (LBP), kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru dan endometrium.Jogging, bermain tenis atau berenang bermanfaat mencegah stroke pada kaum pria. Sebuah riset baru menemukan bahwa pria yang berolah raga secara teratur dengan intensitas sedang dan berat lebih kecil kemungkinannya terkena stroke dibandingkan pria yang kurang aktif. Riset tersebut meneliti 3.298 orang dengan usia rata-rata 69 tahun yang tinggal di Manhattan Utara, New York. Pria yang berolah raga 63% lebih kecil kemungkinannya terkena stroke dibandingkan mereka yang tidak berolah raga (Neurology, 24 November 2012). Namun, olah raga tampaknya tidak memberikan dampak yang sama bagi kaum wanita.2. Olah raga mengurangi stresKegiatan fisik merangsang berbagai zat kimia dalam otak yang akan membuat Anda lebih bahagia dan rileks. Anda juga akan merasa lebih bugar, percaya diri dan terhindar dari depresi bila Anda berolahraga secara teratur.3. Olah raga menjaga berat badanMelakukan kegiatan fisik membakar kalori dalam tubuh kita. Semakin intensif, semakin banyak kalori yang terbakar sehingga mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Tentu saja, Anda juga harus mengimbanginya dengan pola makan yang sehat agar lemak tidak kembali tertimbun dalam tubuh. Berat badan yang ideal sangat penting bagi kita agar tetap sehat dan panjang umur.4. Olah raga meningkatkan energiKegiatan fisik membuat sistem kardiovaskuler berjalan dengan baik, memperlancar jumlah oksigen dan sari makanan yang didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh. Akibatnya, Anda akan memiliki energi yang lebih besar untuk menjalani kehidupan Anda.5. Olah raga membuat tidur lebih nyenyakTukang becak, kuli bangunan dan penyapu jalanan tidak pernah mengalami insomnia! Lihatlah, mereka bahkan bisa tidur lelap di udara terbuka di tengah keramaian orang. Itu karena mereka selalu melakukan kegiatan fisik.Berolah raga secara teratur membuat Anda tidur lebih mudah dan lebih lelap. Kualitas tidur yang baik pada gilirannya akan meningkatkan konsentrasi, produktivitas dan kualitas emosi Anda. Namun demikian, jangan berolah raga terlalu dekat dengan waktu tidur Anda sehingga justru membuat Anda sulit tidur.6. Olah raga membuat gairah seksual Anda tetap membaraBerolah raga secara teratur membuat wanita berusia lanjut tetap bersemangat menjalani kehidupan seksualnya dan menurunkan risiko disfungsi ereksi pada laki-laki. Tidak ada yang lebih merusak gairah seksual dibandingkan rasa lelah terus-menerus karena badan yang kurang fit.7. Olah raga meningkatkan kualitas hubungan antar manusiaCobalah berolah raga bersama anggota keluarga Anda, misalnya pergi ke kolam renang atau bersepeda santai bersama. Keakraban di antara Anda akan meningkat. Anda juga bisa menggalakkan olahraga bersama di kantor dan lingkungan Anda untuk meningkatkan keakraban.
Label:
kesehatan