Tampilkan postingan dengan label Demam Kuning. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Demam Kuning. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Tanaman Obat penyakit Demam Kuning (Yellow Fever) pada anak

Summary
Definisi Demam Kuning (Yellow Fever)
Demam Kuning: Penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh virus yang disebut Flavivirus. Pada kasus-kasus yang parah, infeksi virus menyebabkan demam yang tinggi, perdarahan kedalam kulit, dan necrosis (kematian) dari sel-sel dalam ginjal dan hati. Kerusakan yang dilakukan pada hati dari virus berakibat pada jaundice yang parah yang menguningkan kulit. Makanya, "kuning" dalam "demam kuning."
Demam kuning adalah paling umum di area-area tropis. Virus dari demam kuning ditularkan pada kebanyakan kasus-kasus oleh gigitan nyamuk. Demam kuning mungkin ditularkan dari orang ke orang oleh nyamuk Aedes aegypti. Di hutan, demam kuning ditularkan dari monyet-monyet ke manusia oleh nyamuk-nyamuk yang berkembang biak dalam lubang-lubang pohon di hutan-hutan hujan. 

Diagnosis dari demam kuning dibuat dengan observasi (pengamatan) atau, jika diperlukan, dengan membiakan virus dari contoh darah.  Menurut para ahli tidak ada penyembuhan untuk demam kuning, meskipun obat-obat antivirus mungkin dicoba. Pembebas-pembebas nyeri non-aspirin, istirahat, dan hidrasi kembali dengan cairan-cairan mengurangi ketidaknyamanan. Penyakit biasanya berlalu dalam beberapa minggu. Demam kuning dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin demam kuning adalah vaksin virus hidup yang dilemahkan.

Apakah ada Tanaman Obat Untuk Demam Kuning ?
Menurut buku Tanaman Obat untuk Penyakit Anak, oleh Prof Hembing Wijayakusuma, disebutkan, demam kuning menyebabkan infeksi yang serius pada organ hati. Masa inkubasinya 3-6 hari, Gejala yang dirasakan penderita antara lain; muntah, sakit kepala, pegal pada sekujur tubuh, demam tinggi, lelah, nyeri pada mata, pendarahan pada gusi, kulit yang menguning dan sebagainya.

Ramuan tradisional untuk mengobatinya :
- 20 gr daun serut ditambah 5-10 gr Kunyit, tambah 5-10 gr temulawak, 25 gr akar alang-alang, 5 gr biji kacapiring direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya diminumkan kepada anak saat hangat-hangat kuku.

Atau ramuan lainya:
- 15 gr daun sendok, ditambah 6gr kulit jeruk mandarin, 6 butir angco, 10 gr Kunyit, 25 gr daun serut, dan 20 gr akar alang-alang direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, Air nya diminum jika sudah hangat-hangat kuku.
Ramuan hasil rebusan dapat diminum saat pagi sesudah makan dan malam hari sebelum tidur. Dan dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke dokter......
Demikian informasinya semoga bermanfaat

Referensi : :
- http://www.totalkesehatananda.com/yellowfever.html
- Tanaman Obat untuk Penyakit Anak, oleh Prof Hembing Wijayakusuma
Foto :
Tengku agil farhan, http://nabilahazlan.blogspot.com/
Enhanced by Zemanta
Read More..

Senin, 26 Desember 2011

Wortel Berkhasiat Mencegah dan Mengatasi Kanker

Warnanya yang terang menyebabkan wortel (Daucus carota) mudah dikenali. Sayuran yang selalu dikaitkan dengan kelinci ini, dikenal masyarakat sebagai sebagai tanaman yang dapat mencegah timbulnya penyakit pada mata. Padahal manfaat wortel sebagai obat cukup banyak, tidak hanya terbatas pada penyakit yang berhubungan dengan mata.

Wortel Berkhasiat Mencegah dan Mengatasi Kanker www.ramuantradisional.com

Meskipun banyak manfaatnya, namun wortel tidak baik dikonsumsi secara berlebihan karena dapat mengakibatkan kulit berwarna kuning. Apabila ini terjadi, hentikan mengonsumsi wortel sampai badan kembali normal.

Memang wortel telah diakui secara luas dapat mengatasi munculnya rabun senja. Mereka yang teratur mengonsumsi wortel baik dengan meminum air rebusannya maupun makan wortel mentah, terbukti mempunyai kondisi mata yang baik.

Wortel adalah tanaman sayuran yang tumbuh di dataran tinggi pegunungan. Dari keseluruhan tanaman yang mempunyai tinggi antara 30-60 cm ini, umbinya yang berwarna jingga yang biasa dikonsumsi sebagai sayuran.

Setiap umbi wortel mengandung antara lain air, protein, lemak, abu, kalsium, karbohidrat, serat kasar, fosfor, besi, vitamin A, B dan C, asam nikotinat dan asam amino. Sedangkan daun dan kembang wortel mengandung antara lain antosianidin, kuersetin dan kamperterin.

Selain baik bagi mata, wortel berkhasiat mencegah dan mengatasi kanker kulit dan payudara serta leukemia, tekanan darah tinggi, diabetes, depresi, alergi kulit, hepatitis, radang, gangguan sirkulasi darah, campak, demam, sakit lambung, sakit usus, cacar, bronchitis, cacingan, luka bakar, beri-beri, tumor dan menurunkan kolesterol. Berikut sejumlah ramuan dari sekian banyak ramuan obat tradisional yang menggunakan wortel sebagai bahannya:

Kanker: Wortel secukupnya dibuat jus. Minum air jus wortel ini setiap hari sebanyak satu gelas. Untuk menghindari rasa bosan, jus wortel dapat dicampur dengan semangka atau tomat.

Tekanan darah tinggi: 500 gram wortel dihaluskan, kemudian tambahkan air secukupnya. Setelah disaring, minum air saringan wortel tersebut tiga kali sehari.

Hepatitis: 120 gram tangkai wortel kering, 50-150 gram rambut jagung dan 60 gram akar alang-alang. Bagi yang tidak mempunyai tangkai wortel kering dapat diganti dengan 250 gram tangkai wortel segar. Rebus seluruh bahan dengan dengan menggunakan air secuikupnya. Minum air rebusan dua kali sehari.

Demam: 200 gram wortel dibersihkan, lalu diparut dan diperas. Air perasan direbus dan diberikan kepada penderita.

Batuk: 200 gram wortel dan 12 buah kurma direbus dengan 600 cc air. Biarkan air rebusan sampai tersisa setengahnya. Air rebusan diminum, sedangkan wortel serta kurmanya dapat dimakan.

Gangguan pencernaan: Wortel, gula merah dan air teh dimasak, lalu diminum. Cara lain, wortel dan bawang merah direbus, lalu diminum.

Melancarkan peredaran darah: 100 gram wortel dan 100 gram seledri dibuat jus. Air jus kedua sayuran ini kemudian diminum, setiap hari cukup satu gelas saja.

Apabila semua ramuan herbal ini digunakan secara teratur, insya Allah penyakit yang Anda derita dapat segera sembuh.
Read More..

Sabtu, 02 Januari 2010

Brotowali, Tanaman Perdu Yang Bermanfaat

Tumbuhan yang tumbuh subur di hutan, ladang atau pekarangan ini tergolong menyukai pada tempat yang panas dan termasuk perdu yang memanjat, serta bisa memiliki ketinggian hingga 2,5 meter.
Dengan batang sebesar jari kelingking dan berbintil rapat, tumbuhan ini terkenal memiliki rasa pahit yang teramat sangat. Agaknya inilah yang menyebabkan kenapa nenek moyang menggunakannya sebagai salah satu bahan obat. Berikut beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan tanaman ini.

RHEUMATIK

Bahannya :
- 1 jari batang Brotowali
- 3 gelas air
- Madu secukupnya

Cara membuatnya :
Cuci sampai bersih dan potong-potong kemudian rebus hingga air tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan tambahkan dengan Madu secukupnya. Minum sehari 3 kali masing-masing 1/2 gelas.

DEMAM KUNING

Bahannya :
- 1 jari batang Brotowali
- 3 gelas air
- Madu secukupnya

Cara membuatnya :
Cuci sampai bersih dan potong-potong kemudian rebus hingga air tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan tambahkan dengan Madu secukupnya. Minum 2 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

DEMAM

Bahannya :
- 2 jari batang Brotowali
- 2 gelas air
- Madu secukupnya

Cara membuatnya :
Cuci sampai bersih dan potong-potong kemudian rebus hingga air tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan tambahkan dengan Madu secukupnya, nibun 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

DIABETES

Bahannya :
- 2 genggam daun Sambiloto segar
- 2 genggam daun Kumis Kucing segar
- 3/4 jari batang Brotowali
- 3 gelas air

Cara membuatnya :
Cuci semua bahan dan potong-potong batang Brotowali, rebus hingga air tersisa 2 gelas. Saring dan minum setelah makan, sehari 2 kali masing-masing segelas.
Read More..